startup syariah

Startup Syariah Indonesia

by January 8, 2018
Mobile App Web 0   228 views 0

Bahwasanya pengertian Ekonomi Syariah/ Ekonomi Islam/ Iqtishaadiyah Islamiyyah adalah kegiatan usaha yang dilakukan menurut prinsip syariah yang tidak hanya sebatas perbankan syariah, asuransi syariah, reksadana syariah, pegadaian syariah, dana pensiun serta bisnis syariah saja.

Akan tetapi ia meliputi segala sesuatu yang berkenaan dengan perbendaharaan dunia seorang muslim dengan berdasar kepada prinsip syariah/ hukum Islam, yang Hukum Islam itu sendiri berlaku dalam setiap aspek kehidupan hingga pendidikan/ tarbiah Islam.

Mafhum metode dalam pendidikan Islam telah mengalami banyak perubahan terlebih lagi dengan pemanfaatan sarana kemutakhiran teknologi yang terus dikembangkan oleh bani Adam/ umat manusia. Sehingga menjadi maklum apabila dalam realitanya didapati beragam perkembangan metode pendidikan baik yang sejalan hingga yang bertentangan dengan apa yang dikehendaki syara’. Ini merupakan dampak dari era The Dot-Com Bubble hingga era Startup diwaktu sekarang.

Hal tersebut juga menunjukkan bahwa tidak mungkin dilakukan separasi antara Ekonomi Islam dengan Pendidikan Islam, sebab keduanya adalah aspek substansial dalam kehidupan seorang muslim yang berjalan diwaktu yang bersamaan seiring dengan perjalanan peradaban kaum muslimin secara umum.

Oleh sebab itu hendaknya para pelaku usaha muslim dan konsumen muslim di Indonesia bersikap yang benar dalam mengambil manfaat komersil dan manfaat intelektual atas kemutakhiran teknologi, yakni dengan mengambil yang bermanfaat dan meninggalkan yang berbahaya.

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ

“Di antara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan apa yang tidak bermanfaat baginya.” — Jami` at-Tirmidzi nomor 2318 (كتاب الزهد عن رسول الله صلى الله عليه وسلم), Sunan Ibnu Majah nomor 3976 (كتاب الفتن).

لَا ضَرَرَ وَ لَا ضِرَارَ

“Tidak boleh berbuat sesuatu yang membahayakan.” — Qowaid Fiqhiyyah/84.

Oleh karena software edukasi interaktif berbasis tarbiah Islam itu sendiri termasuk masalah nawazil (kontemporer) yang tidak ada dalilnya secara khusus, maka untuk mengeluarkan argumentasi hukum dapat dilakukan dengan jalan menelaah kaidah ilmiah dan kaidah fiqih sebagaimana telah dijelaskan pada bagian sebelumnya.

Konklusi:

  • Istilah “bisnis syariah” memiliki segmentasi yang luas apabila dilihat dari kategori produknya. Sehingga pelaku usaha/ Startup yang secara khusus membangun software edukasi berbasis pendidikan Islam dapat termasuk kedalam kelompok Pelaku Bisnis Syariah yang kemudian dapat disebut sebagai Startup Syariah.
  • Penggunaan dan pemanfaatan software dalam ranah pendidikan Islam adalah Mubah (Boleh).

Dinukil dari:

  • Affan bin Umar, Tesis: Bisnis Software Edukasi Interaktif Berbasis Tarbiah Islam, hal. 80-81. Program Magister Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (PMIH UNTAN), Pontianak, Kalimantan Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *